mari kita lihat, ini alasan saya
1.Facebook mampu membuat seorang melupakan tugas : saya tidak jauh mengambil contoh, diri saya sendiri.. setiap berhadapan layar biru ini tugas seolah olah lenyap dalam waktu beberapa jam.. awalnya hanya berfikir "ah. entar aja, masih banyak waktu, mau lihat status si A dulu, mau update status dulu,, " next penaaran sama yang like.. ujung ujungnya ga terasa udah 3-4 jam berlalu terbuang percuma
2.Bisa Merasa nyaman untuk curhat : yah.. ga bisa di pungkiri akun ini berisi ratusan ribu curhatan manusia.. seolah menuhankan facebook.. kenapa tidak cerita ke tuhan langsung yang akan memberi solusi??
ini nih salah satu contohnya
status saya tadi siang ^_^
ngeles dikit : setiap status saya ada tujuannya yaitu memberi tahu kepada seseorang tentang keadaan saya (apapun alasannya tetap aja salah menurut saya**plak)
in nih lagi
sedikit saya komment status yang paling atas "hidup bukan untuk mengeluh".. secara tidak sadar. orang ini sudah mengeluh.. ya tohh?? next statement di bawahnya .. "haruskan saya mengeluh atau BERSYUKUR" . bagiku tidak ada alasan untuk tidak bersyukur.. nafas , detak jantung, tenaga. oksigen, bumi, langit adalah beberapa alasan yang mengharuskan saya untuk slalus bersyukur
3.Mendekatkan yang jauh , menjauhkan yang dekat : saya tinggal 1 kamar dengan 1 orang teman jurusan manajemen,, tapi kami jarang sekali berkomunikasi , yah selain karena alan kuliah yang masuknya tidak sama alasan lainnya adalah karena facebook.. kadang kami sibuk dengan laptop masing2 sehingga walaupun kami sama2 berada di kamar jarang sekali untuk ngobrol2 ga penting.. mendekatkan yang jauh: banyak sekali saya punya sahabt di dunia maya.. yang beberapa diantaranya akhirnya bisa bertemu ..
Akun ini juga dimiliki oleh sebagian besar umat manusia di abad ini.. tapi saya g mau mengenalkan facebook kepada orang tua.. biarlah mereka jauh dari peradaban menyesatkan ini, yah walaupun mereka sesekali pernah menyebut facebook dalam beberapa konteks pembicaraan. Saya sempet kaget mendapat chat dari seseorang yang isinya "nih kak masiti imrona ya??" "iya, sapa nih?" " ini c** kak" saya sempet ga percaya , bagaimana tidak orang yang ajak chat adalah tetangga yang belum lulus sd.. astagfirullah.. ternyata teknologi sudah mampu merangkul semua usia.. *_* just my opinion
sekedar nasehat untuk telinga terdekat :)
sekedar nasehat untuk telinga terdekat :)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar