Senin, 26 November 2012

Review binokuler Celestron 20X80 SkyMaster

Oleh Lonewolf Lightseeker


Alhamdulillah, bulan Mei lalu seorang kawan dari Colorado, AS menghadiahi saya binokuler Celestron 20X80 Skymaster. Di web resminya: www.celestron.combinokuler ini dirancang untuk mengamati objek redup semisal nebula, cluster, dan galaksi dan untuk observasi darat-jarak jauh. Berikut ini review singkatnya:
KELEBIHAN
[+] Binokuler tersebut berjenis Porro, memiliki lensa 80mm [8cm3,15 inch], oleh sebab itu produsennya memasukkan bino tsb ke dalam kelompok giant-binoculars.
[+] Dengan zoom 20X, bino tsb ideal untuk pengamatan astronomi. Dengan binokuler tsb saya bisa melihat kawah2 Bulan, nebula, cluster, dan galaksi [meskipun untuk galaksi terlihat redup]. Planet Venus dan Jupiter dengan ke-empat satelitnya juga bisa terlihat [jangan samakan dengan citra yang dihasilkan oleh teleskop].
[+] Prisma tipe BaK-4 [Baritleichtkron/Barium Crown tipe 4] merupakan ciri binokuler yang bagus. Dengan prisma Bak-4, citra yang dihasilkan menjadi lebih jernih jika dibandingkan dengan bino yang dilengkapi prisma BK7 [borosilicate/borkron].
[+] Lensanya multi-coating. Lapisan coating ini berperan sebagai anti-refleksi pada lensa.
[+] Untuk observasi darat, bino tsb sangat ideal karena menghasilkan citra yang sangat jelas dan tajam.
[+] Bino tsb dilengkapi adaptor untuk tripod yang sudah terintegrasi.
[+] Waterproof alias tahan air. Lapisan karet yang menutupi casing-nya menjadikan bino tsb tidak licin ketika digenggam.
KEKURANGAN
[-] Dengan berat 2,2kg –untuk ukuran rata2 orang Indonesia—saya jamin tak ada yang bisa menopangnya lebih dari 7 menit. Tangan akan terasa pegal, leher dan punggung pun ikut sakit. Disamping itu, beratnya beban yang harus ditanggung oleh lengan menjadikan kita tak mampu melihat objek dengan stabil dikarenakan lengan yang terus bergerak. Maka dari itu tripod merupakan aksesoris yang wajib dibeli agar kegiatan stargazing menjadi nyaman dan menyenangkan.
[-] Ketika mengamati Bulan, Jupiter dan Venus saya menemukan adanya chromatic aberration, meskipun bagi saya hal itu wajar dan tak masalah, karena citra yang dihasilkan masih tajam. Untuk observasi darat, chromatic aberration malah hampir tidak tampak.
[-] Ketika melakukan pengamatan di malam atau dini hari, muncul embun tipis pada lensa bagian dalam. Untuk menghilangkan embun ini bisa disiasati dengan menaruh bino secara terbalik; lensa utama di bawah, eyepieces di atas.
KESIMPULAN
Lebih banyak kelebihan daripada kekurangan adalah tanda bahwa binokuler Celestron 20X80 SkyMaster layak untuk dibeli. Saya sendiri puas dengan performa binokuler tsb. Celestron juga menyediakan tipe lainnya dengan lensa diameter 70mm dengan pilihan zoom 15x, 25x, dan 25-125x.

1 komentar: